Jakarta - Seorang peserta d'Preneur curhat kepada
pengusaha Jusuf Kalla (JK) mengenai pengalamannya tiga kali gagal
memulai berbisnis pulsa. JK memberikan nasihat mendasar bagi seorang
pengusaha pemula agar tak terus merugi atau bangkrut.
"Anda
masih mau juga bisnis pulsa, sudah gagal ke-4 kalinya," tanya JK dalam
acara d'Preneur di Menara Bank Mega, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan,
Selasa (24/9/2013).
Sang pengusaha pulsa tersebut menceritakan
kegagalan pertamanya karena para pelanggannya banyak yang tak membayar.
Ia mengaku sungkan atau tidak enak untuk menagih karena pertimbangan
teman dan keluarnya.
Lalu usaha pulsa kedua gagal karena, sang
pengusaha pulsa tersebut dikerjai teman-teman yang membeli pulsa secara
serentak. Namun kenyataanya, pembelian pulsa itu dianggap sebagai hadiah
ulang tahun untuk teman-temannya. Sehingga gagal lagi, pengusaha pulsa
ini karena modalnya habis.
"Ketiga kalinya belajar dari
pengalaman, ada pulsa ada uang, tapi malah nggak ada yang beli, dan
akhirnya gagal," cerita pengusaha pulsa tersebut.
Mendengar
cerita sang pengusaha pulsa itu, JK hanya membalas enteng. Menurutnya
untuk menjadi pengusaha harus bisa memisahkan urusan bisnis dengan
pertemanan atau persaudaraan.
"Kalau Anda masih ngotot usaha
pulsa, pisahkan kepentingan teman, kepentingan guru, kepentingan
keluarga dari kepentingan bisnis, gagal adalah guru terbaik, namanya
usaha harus fokus, kalau sudah bisnis ya bisnis jangan takut tagih pulsa
karena dia keluarga Anda," jelas JK.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !